Sejenis kata yang sangat bermusuhan dengan yang
namanya siswa, setuju?
dengan kata dasar uji, atau menguji kembali kemampuan.
Tujuan ujian sendiri untuk menguji sampai dimana kemampuan kita, bahkan untuk
mengulang kembali apa yang sudah pernah kita dapatkan.
Kalau buat seorang siswa yang masih duduk dibangku
sekolah, ujian itu seperti mengulang kembali masa lalu dengan seberkas
pelajaran-pelajaran yang sedikit (banyak) membingungkan itu, entah itu fisika,
kimia, matematika apalagi!..mereka semua itu adalah ,musuh terbesar para siswa.
Dia terus menguji apa yang ada di kepala kita, entah
kita masih ingat itu ataukah tidak. Segala sesuatu yang sudah pernah kita alami
seringkai itulah yang akan diuji.
Namun, apa yang selalu kita lihat dari “ujian” soal-soalnya
yang susah, sehingga terus membuat kita mengeluh, ataupun rasa malas kita untuk
mengulang segala sesuatu yang sudah dilewati. Cuma itu kan yang sering kita
lakukan ketika ujian akan dimulai?
Ujian diadakan untuk menguji kita, sampai dimana kemampuan
kita, samapi dimana level kita, atau sudah seberkualitas apa hidup kita?
Manusia itu harus diuji, Dia yang memberi ujian
adalah Dia yang tahu persis siapa orang yang diberi soal olehNya. Dia tahu kita
bisa, tapi seringkali kita munafik, belum dijalani, bahkan baru saja membuka
lembar demi lembar soal kehidupan yang diberiNya, kita sudah mengeluh, ketika
kita mulai membaca soal itu, kita mengeluh lagi..dan waktu kita habis dengan
segala keluhan yang tidak penting. Ketika kertas ujian sudah akan dikumpul,
kita tidak mencoretkan sebercak tinta pena didalamnya. Kemudian kita gagal.
“Kenapa kamu tidak mengisi lembaran-lembaran itu nak,
Aku tahu kamu bisa, tapi mengapa kamu menghabiskan waktumu hanya dengan
mengeluh, bukankah ini untuk membuatmu menjadi manusia yang lebih baik lagi ?”
Dia terus bertanya pada kita. Lalu apa jawaban kita? “ini terlalu susah”
Ini terlalu susah jika kita terus mengeluh..
Sudah seberkualitas apa dirimu?
Terima ujian kehidupan itu, buka perlahan lembar
demi lembar, baca dengan saksama, jawablah dengan penuh keyakinan, jangan
pernah mengeluh!
Triiiiiiiiiiiiiing..bel sudah berbunyi tanda soal
itu sudah harus dikumpulkan, kemudian sudahkan anda mencoret dilembar jawaban
anda? atau membiarkannya kosong dan anda menyandang predikat gagal (lagi)?
Setelah itu anda akan tahu seberapa berkualitas
hidup anda dan sudah berapa level yang anda lewati selama menghirup oksigen
free didunia.. :)
Komentar
Posting Komentar